MAN Tarakan Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengarahan Pembelajaran di Bulan Ramadhan
Jurnalistik MAN Tarakan, 20 Februari 2026 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tarakan menyelenggarakan acara Penandatanganan Pakta Integritas tahun 2026 sekaligus pengarahan tentang pembelajaran di bulan Ramadhan 1447 H pada Jum’at (20/2) di Ruang Kelas X-1. Acara ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Dra. Hj. Iis Aisah Ahadyah, Kepala Tata Usaha, Abdurrahman, S.E., beserta seluruh dewan guru dan staf madrasah.
Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh Kasi Pendis Kementerian Agama Kota Tarakan, Hj. Syamsiah, M.Pd., dan Pokjawas Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, Muh. Darwis, S.Sos., M.Pd., yang memberikan sambutan dan arahan terkait pentingnya Zona Integritas dan pembelajaran di bulan Ramadhan.
Muh. Darwis, S.Sos., M.Pd., dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh yang hadir mengenai pentingnya komitmen terhadap Zona Integritas.
“Ini merupakan salah satu komitmen kita sebagai bagian dari Kementerian Agama untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dengan menandatangani Pakta Integritas ini, kita turut serta dalam menciptakan lingkungan madrasah yang bersih dan transparan.”
Hj. Syamsiah, M.Pd., diawal sambutannya mengucapkan kepada seluruh yang hadir ucapan selamat menunaikan ibadah puasa dikarenakan penandatangan ini bertepatan di bulan suci Ramadhan.
“Pertama, saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga kita tetap sehat hingga meraih kemenangan di akhir Ramadhan nanti.” ucap Hj. Syamsiah
Dalam sambutannya, Hj. Syamsiah menyampaikan bahwa untuk memujudkan madrasah yang lebih baik harus dilakukan oleh semua individu, dimana peran masing-masing sangat penting dalam sebuah lembaga.
“Saya berharap seluruh ASN di MAN Tarakan memahami dengan baik apa yang akan ditandatangani dan bertanggung jawab atas apa yang telah disepakati. Keberhasilan lembaga sangat ditentukan oleh peran masing-masing individu. Semua itu hanya bisa terwujud dengan kerja sama. Tidak bisa jika berjalan sendiri-sendiri.” tegasnya.
Diakhir sambutannya, Hj. Syamsiah juga mengingatkan bahwa setiap apa yang diberikan oleh pendidik untuk madrasah akan menjadi amal jariyah bagi mereka. “Semoga apa yang kita berikan untuk madrasah, akan menjadi amal jariah bagi kita semua.” tutupnya.
Acara ini diisi dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Kepala Madrasah, seluruh dewan guru, dan staf madrasah, yang bertujuan untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi. Penandatanganan ini menjadi simbol dari keseriusan MAN Tarakan untuk mewujudkan wilayah bebas dari korupsi dan mendukung pembangunan Zona Integritas yang menjadi bagian dari visi besar Kementerian Agama.
Selanjutnya, rapat dilanjutkan dengan pengarahan tentang pembelajaran di bulan Ramadhan, di mana Kepala Madrasah, Hj. Iis Aisah Ahadyah mengajak seluruh guru untuk mempersiapkan program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa selama bulan suci Ramadhan. Pembelajaran di bulan Ramadhan harus tetap efektif, dengan memperhatikan kondisi fisik dan semangat siswa yang sedang berpuasa.
“Untuk bulan Ramadhan ini, mari kita persiapkan pembelajaran dengan penuh semangat dan kasih sayang, sehingga siswa tetap mendapatkan manfaat maksimal meskipun sedang berpuasa. Semoga semua yang kita lakukan menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi madrasah, keluarga, dan masyarakat.” ajak beliau.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh warga madrasah dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih, profesional, dan bertanggung jawab. Pakta Integritas yang ditandatangani menjadi bukti bahwa MAN Tarakan berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola yang transparan dan bebas dari segala bentuk korupsi.
“Hari ini, kita menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen kita untuk terus menjaga profesionalisme dan etika kerja yang baik di MAN Tarakan. Saya sangat berharap, dengan adanya penandatanganan ini, kita semua semakin disiplin dan transparan dalam menjalankan tugas.” tegasnya.
Selain itu, pengarahan tentang pembelajaran di bulan Ramadhan memberikan panduan bagi para guru agar dapat menjalankan tugas dengan lebih fleksibel dan efektif, tanpa mengurangi kualitas pembelajaran meskipun ada tantangan fisik selama berpuasa. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kerja sama di antara seluruh guru dan staf, dengan harapan dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik dan bermanfaat bagi siswa. (and)
Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh Kasi Pendis Kementerian Agama Kota Tarakan, Hj. Syamsiah, M.Pd., dan Pokjawas Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, Muh. Darwis, S.Sos., M.Pd., yang memberikan sambutan dan arahan terkait pentingnya Zona Integritas dan pembelajaran di bulan Ramadhan.
Muh. Darwis, S.Sos., M.Pd., dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh yang hadir mengenai pentingnya komitmen terhadap Zona Integritas.
“Ini merupakan salah satu komitmen kita sebagai bagian dari Kementerian Agama untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dengan menandatangani Pakta Integritas ini, kita turut serta dalam menciptakan lingkungan madrasah yang bersih dan transparan.”
Hj. Syamsiah, M.Pd., diawal sambutannya mengucapkan kepada seluruh yang hadir ucapan selamat menunaikan ibadah puasa dikarenakan penandatangan ini bertepatan di bulan suci Ramadhan.
“Pertama, saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga kita tetap sehat hingga meraih kemenangan di akhir Ramadhan nanti.” ucap Hj. Syamsiah
Dalam sambutannya, Hj. Syamsiah menyampaikan bahwa untuk memujudkan madrasah yang lebih baik harus dilakukan oleh semua individu, dimana peran masing-masing sangat penting dalam sebuah lembaga.
“Saya berharap seluruh ASN di MAN Tarakan memahami dengan baik apa yang akan ditandatangani dan bertanggung jawab atas apa yang telah disepakati. Keberhasilan lembaga sangat ditentukan oleh peran masing-masing individu. Semua itu hanya bisa terwujud dengan kerja sama. Tidak bisa jika berjalan sendiri-sendiri.” tegasnya.
Diakhir sambutannya, Hj. Syamsiah juga mengingatkan bahwa setiap apa yang diberikan oleh pendidik untuk madrasah akan menjadi amal jariyah bagi mereka. “Semoga apa yang kita berikan untuk madrasah, akan menjadi amal jariah bagi kita semua.” tutupnya.
Acara ini diisi dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Kepala Madrasah, seluruh dewan guru, dan staf madrasah, yang bertujuan untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi. Penandatanganan ini menjadi simbol dari keseriusan MAN Tarakan untuk mewujudkan wilayah bebas dari korupsi dan mendukung pembangunan Zona Integritas yang menjadi bagian dari visi besar Kementerian Agama.
Selanjutnya, rapat dilanjutkan dengan pengarahan tentang pembelajaran di bulan Ramadhan, di mana Kepala Madrasah, Hj. Iis Aisah Ahadyah mengajak seluruh guru untuk mempersiapkan program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa selama bulan suci Ramadhan. Pembelajaran di bulan Ramadhan harus tetap efektif, dengan memperhatikan kondisi fisik dan semangat siswa yang sedang berpuasa.
“Untuk bulan Ramadhan ini, mari kita persiapkan pembelajaran dengan penuh semangat dan kasih sayang, sehingga siswa tetap mendapatkan manfaat maksimal meskipun sedang berpuasa. Semoga semua yang kita lakukan menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi madrasah, keluarga, dan masyarakat.” ajak beliau.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh warga madrasah dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih, profesional, dan bertanggung jawab. Pakta Integritas yang ditandatangani menjadi bukti bahwa MAN Tarakan berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola yang transparan dan bebas dari segala bentuk korupsi.
“Hari ini, kita menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen kita untuk terus menjaga profesionalisme dan etika kerja yang baik di MAN Tarakan. Saya sangat berharap, dengan adanya penandatanganan ini, kita semua semakin disiplin dan transparan dalam menjalankan tugas.” tegasnya.
Selain itu, pengarahan tentang pembelajaran di bulan Ramadhan memberikan panduan bagi para guru agar dapat menjalankan tugas dengan lebih fleksibel dan efektif, tanpa mengurangi kualitas pembelajaran meskipun ada tantangan fisik selama berpuasa. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kerja sama di antara seluruh guru dan staf, dengan harapan dapat mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik dan bermanfaat bagi siswa. (and)

-480x360.jpg)


-480x360.jpg)
-480x360.jpg)
