Berita


Siswa MAN Tarakan Imami Sholat Dhuha Berjamaah, Tingkatkan Keberanian dan Kepercayaan Diri


Jurnalistik MAN Tarakan, 25 Februari 2026 – Dalam rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H, MAN Tarakan menggelar sholat Dhuha berjamaah pada Rabu, 25 Februari 2026, yang berlangsung di ruang kelas. Uniknya, dalam sholat dhuha kali ini, siswa MAN Tarakan bertindak sebagai imam, sebuah pengalaman yang tidak hanya memperkuat aspek spiritual tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri siswa dalam memimpin ibadah.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan siswa-siswi madrasah, sebagai bagian dari pembelajaran untuk membangun karakter keagamaan yang lebih baik. Sebagai seorang imam, siswa diberikan kesempatan untuk menguatkan rasa percaya diri dan kepemimpinan mereka dalam konteks ibadah. Hal ini diharapkan bisa membantu mereka dalam meningkatkan kualitas ibadah serta menumbuhkan keberanian untuk tampil memimpin dalam berbagai kesempatan.

Tujuan utama dari pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif dalam memimpin ibadah, khususnya sebagai imam, yang menjadi salah satu keterampilan penting dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang Muslim. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kedisiplinan, memperkuat semangat kebersamaan, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab di antara siswa.

Manfaat bagi madrasah adalah terciptanya lingkungan yang lebih religius, di mana siswa tidak hanya cerdas dalam akademik, tetapi juga memiliki keterampilan kepemimpinan dan keterlibatan dalam ibadah. Hal ini juga memberikan penguatan karakter spiritual bagi siswa yang kelak akan menjadi generasi penerus yang tidak hanya cakap dalam ilmu dunia, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai agama.

“Saya sangat bangga melihat siswa-siswi MAN Tarakan yang dengan penuh keberanian dan kepercayaan diri menjadi imam dalam Sholat Dhuha berjamaah hari ini. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi mereka untuk mengasah kepemimpinan dan kemampuan mereka dalam beribadah. Saya berharap, kegiatan ini bisa terus dilanjutkan, tidak hanya sebagai bagian dari Pesantren Ramadhan, tetapi sebagai bagian dari pembentukan karakter yang kuat di kalangan siswa. Mari kita terus tumbuh bersama dalam semangat kebersamaan dan keimanan.” kata kepala madrasah saat ditemui tim jurnalistik madrasah.

Kegiatan Sholat Dhuha berjamaah dengan siswa sebagai imam ini bukan hanya sekedar ibadah, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam pembentukan karakter kepemimpinan siswa di MAN Tarakan. Diharapkan kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa, baik dalam aspek keagamaan maupun karakter pribadi mereka, serta menjadikan madrasah ini sebagai tempat yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan kepemimpinan. (andri)

TOLAK PUNGLI

WHISTLEBLOWING SYSTEM

KAWASAN ZONA INTEGRITAS

NO GRATIFICATION

ALUR LAYANAN PTSP

MAKLUMAT LAYANAN PTSP