Asap Pekat, Belajar Tetap Hebat! MAN Tarakan Laksanakan BDR dengan Beragam Metode Digital
Humas MAN Tarakan, 1 September 2026 — Kondisi asap di Kota Tarakan yang semakin pekat membuat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara (Kanwil Kemenag Kaltara) mengambil langkah untuk melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR) selama dua hari. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik di tengah kondisi udara yang kurang mendukung.
MAN Tarakan turut mengikuti kebijakan tersebut. Meskipun siswa tidak hadir secara langsung di madrasah, semangat belajar tidak ikut berhenti. Para guru MAN Tarakan justru menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam memastikan pembelajaran tetap berlangsung dari rumah.
Berbagai metode dan platform pembelajaran dimanfaatkan guru sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mata pelajaran. Ada guru yang melaksanakan pembelajaran melalui Google Classroom, sementara yang lainnya menggunakan Zoom Meeting dan Google Meet untuk menghadirkan pembelajaran secara langsung dan interaktif.
Tidak hanya itu, beberapa guru memanfaatkan YouTube sebagai media penyampaian materi pembelajaran dalam bentuk video sehingga siswa dapat mempelajari materi dengan lebih fleksibel. Sementara itu, WhatsApp (WA) juga menjadi salah satu sarana komunikasi dan pembelajaran yang efektif untuk menyampaikan materi, tugas, maupun melakukan pendampingan kepada siswa.
Keragaman metode tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan untuk belajar tatap muka bukanlah penghalang bagi guru dan siswa MAN Tarakan untuk terus melaksanakan proses pendidikan. Teknologi menjadi jembatan yang menghubungkan guru dan siswa, meskipun mereka berada di tempat yang berbeda.
Para siswa pun tetap diarahkan untuk mengikuti pembelajaran sesuai jadwal, menyelesaikan tugas, serta menjaga komunikasi dengan guru. Di sisi lain, guru tetap berperan aktif dalam memberikan materi, mendampingi, memantau kehadiran, dan mengevaluasi proses belajar siswa.
Pelaksanaan BDR selama dua hari ini menjadi pengalaman tersendiri bagi keluarga besar MAN Tarakan. Di tengah kondisi asap yang semakin pekat, semangat untuk menuntut ilmu tetap menyala.
Asap boleh menghalangi pandangan, tetapi tidak boleh menghalangi semangat belajar.
MAN Tarakan terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan tetap berkualitas, dengan mengutamakan kesehatan serta keselamatan seluruh peserta didik.
“Belajar dari Rumah, Tetap Terhubung, Tetap Berkarya, dan Tetap Semangat!”






